Semangat Sumpah Pemuda

| No comment yet


Awal mula dari adanay sumpah pemuda dalah adanya politik etis atau politik balas budi. Politik etis atau politik balas budi dipelopori oleh Pieter brooshoft yang membuka mata pemerintah kolonial untuk lebih mengutamakan nasib para pribumi yang terbelakang. Kebijakan politik etis ada 3 antara lain :
  1. Irigasi (pengairan), membangun dan memperbaiki pengairan-pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian
  2. Emigrasi yakni mengajak penduduk untuk bertransmigrasi
  3. Edukasi yakni memperluas dalam bidang pengajaran dan pendidikan
Tetapi politik etis ini sama sekali tidak terwujud karena banyak sekali penyimpangan yang dilakukan belanda,  seperti Irigasi yang diari hanya perkebenan swasta yang dimiliki belanda sedangkan milik rakyat pribumi tidak diairi. Kemudian Emigrasi banyak pribumi yang dipindah untuk dijadikan buruh murah oleh belanda. Dan edukasipun sama disini sekolah dibagi kelas untuk para pribumi dan untuk para priyayi dimana terjadi diskrimaniasi antara keduanya.
Sudah jelas sekali pada saat pemerintah Belanda menguntungkan kaumnya sendiri sehingga bangsa pribumi sat itu benar-benar tidak diperdulikan. Tetapi bangsa pribumi sendiri memiliki keuntungan karena akhirnya mereka mendapatkan pendidikan secara merata, mereka diajarkan mebaca huruf latin. Para pemuda yang memiliki pendidikan akhirnya mulai bisa membaca surat kabar sehingga mereka tahu yang terjadi diluar daerah mereka bahwa terjadi kesamaan mereka sedang dijajah oleh para kolonial. Sehingga dikalangan pemuda sudah mulai lahir kesadaran musuh bersama dan harusnya ada sbuah perlawanan.
Perlawanan yang diberikan dilakukan masih kedaerahan dengan membentuk sebuah oeganisasi seperti jong java, dan jong yang lainnya. Dari sifat kedaerahan tersebut tidak akan bisa mengusir belanda karena kekuatan yang sangat kecil, dari pemikiran itulah terbentuknya sumpah pemuda dimana semua organisasi yang bersifat kedaerahan berkumpul jadi satu dan melawan musuh bersama saat itu kolonial belanda. Pada saat itu banyak kalangan seperti Nasionalis,islamis,dan komunis dimana mereka bertiga memiliki permasalahn sendiri tapi soekarno muda mengatakan kesampingkan masalah antara kaum nasionalis,islamis dan komunis karena didepan ada musuh bersama yang harus ditumpas terlebih dahulu.
Pada masa kolonial belanda dulu para pemuda seperti kita sangat progesif sekali dalam melakukan perlawanan karena pada masa itu musuh yang dilawan sangat jelas ada di depan mata dan sangat menekan para pemuda untuk melakukan berbagai bentuk perlawanan. Sedangkan pada masa sekarang perlawanan sangat minim karena musuh yang menyerang sangat tidak jelas kita dibuat mengambang.
Penjajahan bentuk baru sangat halus sekali kita diberi banyak fasilitas dan hiburan yang berlebihan, bahkan sistem pendidikanpun dibuat untik membuuat kita nantinya menjadi pengabdi imperialisme. Dalam sumpah pemuda sangat sangat ditekankan dalam perlawanan terhadap imperialisme, perlawanan ini harusnya bisa dilakuakn dengan persatuan nasional. Karena banyak dari organisasi kepemudaan yang masih berpikir organisasinya yang dimilikinya adalah yang paling baik, ketika kita bisa bersama melihat musuh bersama kita secara jelas seharusnya kita bisa melawan bersama musuh bersama itu, sehingga kepentingan sendiri harus dikesampingkan dahulu.

Posting Komentar